Pages

Subscribe:

Rabu, 08 Oktober 2014

Toyota Optimistis Otomotif Nasional Bakal Meroket

Toyota Optimistis Otomotif Nasional Bakal Meroket ~ Toyota Indonesia telah menyatakan sikap optimis untuk potensi industri otomotif domestik terus meningkat. Industri otomotif domestik yang tinggi, diharapkan dapat mendukung pemerintah di depan kesulitan ekonomi nasional yang akan datang.

I Made Dana Tangkas, Perusahaan dan Hubungan Eksternal Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Rabu, 8 Oktober, 2014, mengatakan bahwa industri otomotif Indonesia dapat diandalkan untuk mengurangi defisit perdagangan dan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Tidak heran, kemudian TMMIN juga fokus pasar luar negeri ditembus oleh mengekspor mobil ke sejumlah negara, khususnya Timur Tengah. ~ Baca Juga Yamaha R15 dan Yamaha R25

"Saat ini, rata-rata volume ekspor kendaraan dari pabrik TMMIN utuh telah mencapai 7,400 unit per bulan. Toyota berencana untuk meningkatkan volume ekspor telah mencapai 10.000 unit per bulan dalam waktu dekat," kata saya lakukan di Jakarta.

Aku menambahkan, kontribusi industri otomotif dalam beberapa tahun terakhir diperkirakan akan terus meningkat, bahkan dalam bisnis ekspor CBU (completely built) dan CKD (completely knocked down).

Tantangan 2015 ASEAN - Baca juga info : Review Mobil Proton

Wakil Presiden TMMIN, Warih Andang Tjahjono, mengatakan program Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi negara itu.

Oleh karena itu, dapat menjadi kesempatan besar bagi produk impor membanjiri Indonesia, khususnya di industri otomotif.

"Dibutuhkan langkah-langkah yang kuat untuk mengurangi laju pertumbuhan impor, sehingga fundamental makro ekonomi nasional tidak terus mengalami tekanan defisit perdagangan. Cara yang paling efektif adalah untuk memperkuat industri dalam negeri. Dalam industri otomotif , yaitu, dengan lokasi yang baik untuk menemukan produk atau produk untuk menggantikan impor dan meningkatkan ekspor, "kata Warih.

Meski begitu, ia mengaku serangkaian kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah sangat menguntungkan bagi pengembangan industri nasional, termasuk industri otomotif.

Selain itu, kata dia, pertumbuhan investasi terus meningkat. Dampaknya terasa lebih dan lebih, terutama dalam hal peningkatan kapasitas produksi.

"Setelah peningkatan kapasitas 120 ribu unit menjadi 250 ribu unit, kemampuan TMMIN untuk memasok pasar domestik dan ekspor meningkat pesat. Gunakan komponen lokal dan tenaga kerja, pertumbuhan yang kuat," kata Warih.

Seperti diketahui, produksi TMMIN tidak lagi terbatas pada kendaraan seperti Kijang MPV atau SUV sebagai Fortuner. Sebaliknya, ia merambah mobil Etios Valco, Yaris, Vios, dan Limo.

"Saat ini lebih dari 90 persen dari mobil Toyota yang dijual di Indonesia sudah menjadi produksi nasional. Pada saat yang sama, kinerja ekspor juga meningkat. Produk ekspor kami harus memiliki kandungan lokal dari 60 persen menjadi 80 persen," katanya kata Warih.

Menurut Warih, dilihat dari perkembangan data yang ada, industri otomotif relatif lebih siap untuk menghadapi tantangan di depan ~ Kunjungi : http://rahasia-seo-google.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut